Penghambat Sukses
Banyak
orang yang gagal melangkah maju dalam kehidupan karena perasaan mereka sendiri
yang kurang mantab dalam melangkah. Inilah yang disebut dengan “penyakit
sukses”, pengen tahu apa saja penyakit sukses itu?
Apakah
penyakit itu berupa sakit demam, panu, diare? Karena memang penyakit jasmaniah
Tidak pernah menyebabkan orang itu untuk melangkah maju dalam hidup dan meraih
sesuatu yang berharga, tidak ada kasus ketika seseorang yang sukses dalam hidup
dan karir ditanya kenapa gagal dalam hidup? Anu mas, saya dulu waktu sekolah
itu kena penyakit panu.
Yang
menyebabkan orang tidak bisa untuk maju dalam mengatasi hidup adalah penyakit
pikiran!!!
Mau
tau apa itu penyakit pikiran yang menyebabkan orang gagal dalam hidupnya?
1.
Ragu-ragu
Apa sih yang
bisa dilakukan oleh seseorang yang senang sekali ragu-ragu??? Bahwa sebelum
bekerja perlu menimbang itu baik, tapi kalau kebanyakan menimbang-menimbang
kapan kita akan mulai??? Orang sudah sukses dengan segala macam bidang
pekerjaan dan apa yang dimilikinya, kita masih main saja dengan timbangan….
Maka orang yang
ragu-ragu itu hakikatnya adalah orang yang sudah mengubur sebelah kakinya
sebelum berangkat, salah karena berbuat
lebih baik dari pada tidak pernah salah karena tidak pernah berbuat. Banyak
orang yang berpendapat dan sering kita dengar adalah kegegalan adalah
kesuksesan yang tertunda, usaha dan kemauaan adalah prosesing, untuk mencapai
kuseksesan itu semua butuh proses, tidak seperti orang makan cabai, hari itu
dimakan, hari itu juga terasa pedas. Untuk mencapai sesuatu yang besar panjang
jalannya, banyak cobaanya banyak halangannya. Karena bagaimanapun besarnya
bangunan itu harus ada pondasi yang mendasarinya.
Dan dari
kegagalan akan terwujud sebuah pengalaman, karena ada pepatahyang mengatakan
kegagalan adalah guru yang paling berharga, atau bahasa Inggrisnya experience it’s the best teacher. Kalau kita dihambat oleh penyakit ragu-ragu
kita akan dihambat dan kita akan menjadi penonton yang berada di pojok2
kehidupan untuk menjadi penonton dalam pertandingan kehidupan. Hidup tidak
berhenti disini, dan tidak mundur ke belakang, ini hampir sama dengan cerita
toriq bin zihad ketika menyeberang ke daratan spanyol di jabal thoriq bin zihad.
2.
Duka
Cita
Manusia itu
egonya terlalu besar, kalau dia kehilangan yang dia tidak sukai dia akan sedih,
bapaknya meninggal dia sedih, sebenarnya dia sedih bukan karena bapaknya yang
meninggal tapi karena dia tidak punya bapak.
Cintailah
hal-hal yang kamu cintai sekedarnya saja, karena barang kali hari ini yang kamu
cintai adalah besok hal yang paling kamu benci, begitu juga sebaliknya. Ketika
kamu membenci suatu hal, bencilah itu sekedarnya saja, karena bisa jadi hal
yang paling kamu benci saat ini adalah hal yang paling kamu sukai besok hari.
Oleh karena itu,
cinta dan benci yang baik adalah cinta yang hanya sekedarnya saja, yang jangan
sampai mengurat dan berakar. Karena kalau sudah mengurat dan berakar…. Ketika
kita sudah kehilangan kita akan menjadi ikatan pelajar IPS (ikatan pelajar
susah move on)
Kuncinya dalam
menghadapi penyakit yang satu ini kuncinya adalah Iman. Siapa sih yang tidak
penah sedih dalam hidup ini? Siapa sih yang tidak penah senang dalam hidup ini?
Tidak ada orang yang senang terus, dan tidak ada orang yang sedih terus. Karena
senang dan sedih, tawa dan tangis adalah bumbu dalam kehidupan yang membuat
hidup ini menjadi indah.
Cuma tentu saja
duka cita yang pada akhirnya membawa kebahagiaan itu yang selalu kita hadapi,
tapi duka cita yang tidak beralasan itu yang menjadi penyakit. Contohnya: saat
kaya takut miskin, saat ada mutasi kerja glusak-glusuk…. Itu kan tidak
beralasan.
3.
Lemah
Ada
saat dimana orang menjadi sangat lemah, yaitu disaat dia merasa tidak mampu
melakukan segala sesuatu atau saat-saat dimana dia tidak tahu kekuatan dia
dimana…. Sering orang marah karena hal-hal yang sepele dan kurang bermutu dalam
hidup, contohnya: dia marah ketika adiknya diganggu teman mainnya, dia marah
ketika dia tidak dapat contekan ulangan terus tiba-tiba jadi orang tuna wicara,
tapi dia lemah ketika dia harus bekerja…. Dia ditanya “kenapa kamu masih
nganggur?, kenapa kamu masih di rumah saja; (tenang-tenang saja bah).
Ayolah!!!
Kita mau sampai kapan menjadi orang yang lemah yang selalu takut kalau disuruh
maju untuk sukses????? Itu adalah pertanyaan yang paling sederhana yang bisa
kita jawab seharusnya.
4.
Malas
Malas
adalah penyikit sukses, santai perlu, refleksi perlu… tapi kalau setiap hari
santai, setiap hari malas pekerjaan apa yang bisa kita selesaikan dengan sikap
santai!!! Tidak akan sama hidup seseorang yang duduk saja menikmati kemalasan
dengan orang yang bekerja keras untuk sukses dalam segala hal.
Malas
berusaha adalah penyakit sukses yang paling harus segera disembuhkan, karena
efeknya tidak langsung terasa seperti orang makan cabai, hari ini dimakan hari
ini juga terasa pedesnya, tapi penyesalanlah itu akan kita rasakan mungkin bulan
depan tahun depan, lima tahun lagi, sepuluh tahun lagi, dan setelah kita sadari
bahwa waktu tidak akan kembali yang ada adalah penyesalah yang akan menjadi
akhir dari segalanya.
Hanya
istana yang ditegakkan dalam khayalan saja yang bisa kita bangun dengan sikap
malas dan bersantai-santai. Tapi wujud istana yang sebenarnya bisa kita bangun
dan capai dengan kerja keras dan semangat menghadapi kehidupan.
5.
Takut
Setiap
orang terlahir membawa fitrah masing-masing dan bisa berupa sifat. Termasuk sifat
takut, setiap orang membawa sikap takut dan sifat berani, lingkungan, pendidikan,
pergaulan merupakan aspek penentu sifat mana yang lebih unggul, sifat takutkah
atau beranikah? Masalahnya sekarang adalah waktu; waktu dimana kita harus takut
dan waktu dimana kita harus berani….
Takut
gagal itu real dirasakan oleh semua orang, tapi apakah tidak pernah terbesit
dalam pikiran dan hati kita untuk berani mengambil resiko dalam hidup, dalam pekerjaan
dan dalam memilih pasangan hidup. Masak kita sampai tua harus dibimbing terus,
disuapi terus tanpa adanya keberanian untuk berdikari.
Tapi
yang saya anjurkan ini bukan berani babi yang
beraninya hanya nyeruduk saja, ya kalau yang diseruduk tahu empuk, kalau diesel
kan bisa bongkar nih kepala….. berani disini adalah berani yang dengan
perhitungan dan strategi, sebab keberanian tanpa adanya strategi dan
perhitungan akan menyebabkan kita menjadi orang yang ngawur.
Kalian
sebagai siswa SMK pasti sudah terbiasa dengan trial and eror… itu spekulasi
namanya, dan itu harus kembali kepada kita, karena keberanian tidak bisa
ditularkan, tidak bisa dicangkokkan harus bermuara dari kita sendiri.
6.
Pelit
Kenapa
pelit bisa menjadi penghambat kesuksesan, contohnya: pada saat kita punya uang 5000,
kita berandai-andai coba saja kalau ada 2000 pas nih bisa pulang ke rumah, dan
ternyata ada 2000 dan jadi 7000, terus berandai-andai lagi coba ada 3000 lagi
pas deh nih cukup buat jajan…. Nah sikap seperti ini lah yang menyebabkan orang
menjadi tidak pernah puas dan nantinya akan menjadi pelit, padahal orang pelit
kan paling tidak disukai orang… terutama nanti kalau kalian sudah menghadapi
dunia kerja, kalian tidak boleh pelit dalam berbagi, berbagi ilmu, pengalaman,
atau bahkab berbagi uang sekalipun.
Komentar
Posting Komentar