Mencintai pasangan orang lain.
Memang perasaan itu suka/cinta itu
sudah menjadi hakikat kita sebagai manusia yang diberikan oleh tuhan rasa
cinta, karsa dan rasa. Tak terkadang perasaan suka/cinta tersebut kita hadirkan
kepada seseorang yang telah mempunyai pasangan, baik itu pasangan suami-istri
atau hanya pasangan kekasih. Memang kita bisa menyalahkan seseorang yang
mencintai pasangan orang lain karena banyak sekali faktor yang mempengaruhi
seseorang untuk mencintai pasangan kita atau kita yang mencintai pasangan orang
lain.
1. Penyebab kenapa kita bisa suka dengan pasangan
orang lain:
a. Merasa bahwa pasangan kita (bagi yang sudah
mempunyai kekasih) tidak bisa menjadi apa yang kita inginkan.
b. Anggapan bahwa pacaran adalah suatu tahap dalam
hidup yang disebut sebagai tahap ajang perkenalan, jadi kita bebas untuk
mengenal orang yang benar-benar kita angap cocok untuk mengisi kekosongan jiwa
kita (bagi yang jomblo).
c. Sifat tidak setia.
d. Ingin merusak hubungan orang lain.
Nah….. Dari banyak sekali ulasan di
atas, tentu kalian para pembaca pasti pernah sesekali punya perasaan suka
dengan pasangan orang lain/orang yang sudah mempunyai pasangan. Nah pertanyaan
kali ini apakah kalian sudah bisa berani mengungkapkan perasaan kalian tersebut
atau hanya memendam perasaan suka kalian selama ini, tentu sangat menyiksa jika
kalian hanya memendam perasaan kalian tersebut, pasti rasa “nyeseg” yang ada di dalam hati kalian
semua.
Coba kita ulas lebih dalam lagi
menganai peraasan suka ini dengan lebih dalam…. Sejak kapan sih kalian bisa
suka dengan si dia? Pertanyaan tersebut membunyai banyak sekali jawaban yang
beraneka ragam, tapi pada intinya rasa suka tidak bisa ditutupi. Apalagi ketika
mereka yang merasakan cinta itu bertemu dengan orang yang disukainya. Tatapan
mata tidak bisa berbohong, walaupun dari segi tata bahasa yang muncul ketika
berhadapan juga sebagai alat indikator untuk mementukan apakah dia orang yang
menaruh perasaan suka kepada kita atau tidak?
Sekarang pertanyaan intinya adalah
apakah kita yang suka dengan orang lain itu adalah orang yang “berdosa”? kenapa
berdosa? Tentu itu yang ada dalam benak kalian semua ketika membaca tulisan
ini, saya jawab iya karena pada dasarnya boleh diakui atau tidak kita telah
merusak jalinan cinta antara dua anak manusia yang terbalut dalam ikatan yang
dinamakan Kesetiaan. Tapi ada anggapan lain bahwa takdir itu tidak dapat
dipungkiri, ada yang beranggapan kalau sudah jodoh walaupun si dia sudah punya
kekasih tapi kalau anda jodoh dia toh si dia akan lebih memilih anda sebagai
kekasihnya dan berujung pada pernikahan. Tentu ada banyak pihak juga yang
beranggapan kalau kita ini adalah orang yang kejam telah menghancurkan cinta
orang lain. Ini semua adalah pilihan kalian sendiri bagaimana cara kalin
menyikapi kegalauan yang ada dalam hati kalian.
Komentar
Posting Komentar